ABON AYAM, PRODUK INOVASI KAMPUNG KB IRAMA

oleh -203 views
MARKETPLACE

Kampung KB (Kampung Keluarga Berkualitas) merupakan salah satu program unggulan dari BKKBN yang dibentuk untuk mewujudkan Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana). Kehadiran Kampung KB bukan hanya membatasi ledakan penduduk, melainkan juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Salah satu Kampung KB yang sedang berkembang, terletak di Dusun Randusari, Desa Doho. Berdiri sejak 21 November 2017, warga Kampung KB sudah mulai merasakan manfaatnya. Mulai dari pemanfaatan lahan pekarangan untuk penanaman buah, rempah dan sayuran, hingga pemanfaatan lahan untuk budi daya lele.

Senantiasa mendapatkan pembinaan oleh Penyuluh Keluarga Berencana, Pemerintah Desa setempat, beserta instansi lainnya, berbagai inovasi produk juga terus digencarkan. Selasa, 13 Oktober 2020, anggota dan pengurus Kampung KB Irama disibukkan dengan pelatihan membuat abon ayam. Program pelatihan ini, sebagai kelanjutan dari musyawarah bersama, dan dukungan pemerintah desa Doho.

 

Memanfaatkan anggaran dana desa, berbagai perlengkapan membuat abon telah tersedia, seperti spinner, kompor, wajan, dan berbagai peralatan masak lainnya. Bermodalkan 3 kg daging ayam, peserta pelatihan bekerja sama membuat abon. Dibimbing langsung oleh Koordinator Penyuluh keluarga Berencana, Siti Nuryani, kegiatan ini berhasil memproduksi 18 ons abon ayam murni.

“Rencananya, abon akan menjadi produk unggulan bagi Kampung KB Irama, dengan memanfaatkan peralatan yang tersedia. Kedepannya kita juga perlu membantu pemasaran produk, agar memberikan hasil yang maksimal,” jelas Siti Nuryani di sela-sela acara.

Citarasa abon ayam murni yang manis dan gurih, menjadi keistimewaan tersendiri bagi produk Kampung KB Irama ini. Berjalannya program di Kampung KB tentunya juga dapat berlangsung jika terus mendapatkan perhatian dan dukungan berbagai pihak. Untuk itu seluruh pengurus dan anggota Kampung KB Irama, senantiasa giat menghasilkan inovasi-inovasi lainnya. Sebelumnya warga Kampung KB juga telah menghasilkan produk di bidang kerajinan tangan seperti tas rajut, serta hantaran pernikahan.

Pelatihan yang diberikan ini, juga sebagai wujud pemberdayaan perempuan, agar dapat meningkatkan penghasilan secara ekonomi. “Berbagai pelatihan yang diberikan di Kampung KB, diharapkan dapat membuka peluang usaha berkelanjutan bagi masyarakat”, imbuh Koordinator PLKB Kecamatan Girimarto saat mengakhiri acara. (Rafi)

MARKETPLACE
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

No More Posts Available.

No more pages to load.