Pokdarwis Doho: Menyemai Kebangkitan Desa Wisata

oleh -300 views
MARKETPLACE

Girimarto, 23 Oktober 2020, Kebangkitan sektor pariwisata di desa Doho ditandai dengan adanya Embung Doho yang kini dikelola penuh oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Doho Bersinar.

Embung Doho merupakan water reservoir yang ada di Desa Doho, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Embung dengan luas 1,5 Hektar ini diprakarsai oleh Coca-cola Foundation ini bermanfaat bagi warga, khususnya yang bermatapencaharian sebagai petani, karena embung iini mampu menampung air sebanyak 15juta liter air yang bisa bermanfaat bagi pertanian karena bisa menjadi penunjang perairan / irigasi ketika musim kemarau.

Embung yang awalnya dibangun untuk kepentingan irigasi pertanian ini, kini berkembang sebagai kawasan wisata. Maka dari itu, diperlukannya pengelolaan yang baik dan tertata oleh BUMDes Doho Bersinar. Salah satu divisi yang ada di bawah BUMDes Doho Bersinar adalah Divisi Ekowisata, yang nantinya akan mengkoordinir Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Pokdarwis  adalah lembaga yang didirikan warga desa yang anggotanya terdiri dari para pelaku kepariwisataan yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab serta berperan sebagai penggerak untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi berkembangnya kepariwisataan di wilayah desa mereka serta mewujudkan Sapta Pesona.

Pembentukan pokdarwis diinisiasi oleh Pemerintah Desa Doho dan didukung penuh oleh BUMDes, diisi dengan kegiatan pembekalan dasar pengelolaan Pokdarwis. Kegiatan ini dilaksakan pada hari kamis. 22 Oktober 2020, dan diisi materi pembekalan oleh Mas Asef Indrianto, beliau merupakan Ketua Pokdarwis Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri. Beliau berbagi pengalamannya dalam pengelolaan Pokdarwis Desa Conto yang sekarang sudah sangat maju dan terkenal.

Dalam materinya, Mas Asef menjelaskan tentang bagaimana proses pengembangan Desa wisata Conto, mulai dari bagaimana mengidentifikasi potensi yang ada di desa, bagaimana menyipakan Sumber Daya Manusia (SDM), hingga bagaimana pengelolaannya.

Pokdarwis merupakan kelompok yang bergerak secara swadaya artinya pengembangan kepariwisataan yang dilakukan di Desa itu bersumber dari kekuatan desa itu sendiri dengan segala potensi yang ada. Pokdarwis juga harusberkembang secara swakarsa, dengan kata lain menciptakan pengembangan berdasar potensi kreatifitas yang mereka miliki karena nantinya merekalah yang berdaulat atas pengembangan desa dengan segala sumber daya yang dimiliki.

Maka beberapa hal yang harus dilakukan Pokdarwis adalah bagaimana mengingkatkan pemahaman mengenai kepariwisataan. Kepariwisataan memiliki banyak cakupan mulai dari cara melihat potensi wisata yang ada di Desa, mengolah daya dukung dan daya tampung yang ada dan mengembangkannya menjadi sebuah sektor yang bisa melejitkan pendapatan warga maupun pemasukan daerah.

Pokdarwis juga harus bisa memacu peran dan keikutsertaan masyarakat dalam membangun potensi wisata yang dimiliki desanya sehingga pengetahuan dan keahlian dalam kepariwisataan warga desa terus berkembang. Dengan demikian pariwisata akan mampu berkontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi warga Desa Doho. Secara luas, Pokdarwis bertanggungjawab tentang bagaimana menciptakan manfaat kepariwisataan bagi warga masyarakat (terutama anggota Pokdarwis itu sendiri) dan secara keorganisasian terus berupaya mensukseskan pembangunan kepariwisataan di Desa Doho.

Setelah pembekalan materi, lalu kegiatan dilanjutkan dengan membentuk Struktur Pokdarwis Desa Doho. Struktur Pokdarwis harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi desa. Dikarenakan Pokdarwis dibawah divisi ekowisata, maka Ketua Pokdarwis adalah Ketua Divisi Ekowisata, didampingi Sekretaris dan Bendahara, Pokdarwis harus memiliki Koordinator-koordinator sesuai potensi desa. Seperti ini beberapa model stuktur umum yang banyak digunakan oleh Pokdarwis antara lain: Ketua, Sekretaris, Bendahara, Seksi Seni dan Potensi Wilayah, Seksi Pemandu Wisata, Seksi Kuliner, Seksi Promosi dan Dokumentasi, dan Seksi Sarana dan Prasarana.

Pokdarwis di sebagian besar desa terbukti memiliki peran signifikan dalam mengembangkan potensi kepariwisataan di desa sekaligus menjadi alat pemberdaya penguasaan kemampuan kepariwisataan desa. Fakta di lapangan, pariwisata adalah jenis usaha yang memiliki kemampuan meningkatkan potensi ekonomi desa dengan lingkup yang sangat luas. Pariwisata membuka banyak peluang kerja, peluang ekonomi dan akhirnya menjadi sebuah pilihan yang menarik mengentaskan kemiskinan di desa-desa yang memiliki potensi mengembangkan wisata.

Setelah terdaftar anggota Pokdarwis, acara ditutup dengan penanaman lebih dari 200 bunga dan tanaman hias di sekitar kawasan Embung Doho, harapannya bunga-bunga ini bisa mempercantik tampilan Embung Doho dan menambah daya tarik bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Embung Doho.(Noe)

MARKETPLACE
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

No More Posts Available.

No more pages to load.