Rakon TP PKK Desa Sanan, Ajak Kader Laksanakan Proker Secara Riel

oleh -209 views
MARKETPLACE

Sanan-Desa Sanan Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri merupakan salah satu desa binaan dari Kecamatan Girimarto.  Dalam rangka menindaklanjuti hasil rakon tingkat kecamatan pada hari Kamis 25 Maret 2021, maka TP PKK Desa Sanan bertempat di balai desa Sanan, Rabu 31 Maret 2021 mengadakan rakon tingkat desa.

Rakon yang dihadiri oleh perwakilan sejumlah kader dari masing-masing dusun tersebut dibuka oleh kepala Desa Sanan Siti Ramlaningsih. Dalam sambutannya Siti mengatakan bahwa peserta rapat dibatasi hanya perwakilan dan waktunya tidak diperbolehkan lama dikarenakan masih masa pandemi sehingga menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah.

Lebih lanjut, dikarenakan masih pada musim penghujan, Siti menekankan pada semua kader yang hadir dan mensosialisasikan ke lingkungannya untuk menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari demam berdarah.

Mengenai kehadiran peserta diperkuat oleh Ketua TP PKK Desa Sanan Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri, Sumarti, yang mengatakan bahwa alasan menghadirkan sebagian kader sesuai SOP dari pemerintah. Namun demikian kader yang hadir diharapkan bisa mensosialisasikan hasil rakon tersebut kepada dusun masing-masing.

Tandasnya, “Program Pokja sudah dibuatkan dari Kabupaten, maka dari itu untuk pelaksaanaannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing dusun secara riel.”

Mengenai Pola Asuh Anak dan Remaja sebagai proker pokja 1 diharapkan kader desa bisa mencotohi dari rumah masing-masing. Karena keluarga sebagai pengasuh utama dan pertama dalam mengasuh anak. Oleh sebab itu, perlunya kader bisa menciptakan lingkungan yang kondusif dalam PAAR.

Setiap keluarga pasti mengharapkan mempunyai anak yang baik. Sikap anak yang baik ditentukan dari pola asuh di keluarga. Contoh sederhana, anak usia dini jangan dibiasakan dipegangi handphone terus, karena anak masih kecil jika dibiasakan dipegangi HP akan banyak sisi negatifnya dari pada sisi positifnya. Sebab radiasi layar HP akan berpengaruh pada kesehatan anak.

Selain itu, orang tua sebisa mungkin mencarikan teman yang tepat. Karena teman akan mempengaruhi tabiatnya. Karena pada dasarnya semua anak terlahir dengan tabiat yang baik, namun demikian jika hidup pada lingkungan yang kurang tepat juga akan berpengaruh pada masa depannya.Untuk mendapatkan teman yang baik dan tidak bosan bisa mengikutkan anak ke TPQ atau pondok pesantren. Selain itu, untuk menimbulkan kehangatan dalam keluarga, makan bersama keluarga sudah merupakan rekreasi.

Untuk program dari pokja 2, dari segi pendidikan  memberikan Sosialisasi tentang pentingnya perpustaakn dan taman bacaan PKK untuk meningkatkan pengetahuan dan daya tarik membaca bagi warga masyarakat. Contohnya, jika hari libur atau waktu luang anak bisa diajak atau diarahkan ke TBM atau perpustakaan membaca buku agar wawasannya bertambah. Karena budaya cerdas adalah budaya membaca.

Mengenai ketrampilan memberikan sosialisasi pelatihan pengemasan hasil produk UMKM yang ada di wilayah desa Sanan. Dan pada pengembangan kehidupan berkoperasi adanya penguatan kapasitas di Koperasi Wanita Mandiri Desa Sanan yaitu dengan mengikuti sosialisasi pembuatan SIUP ( Surat Ijin Usaha Perdagangan ). Memonitoring Koperasi Wanita Mandiri Desa dengan memberi motivasi terhadap pengelolaan pembukuan yang tertib di Koperasi Wanita Mandiri Desa Sanan`

Pokja 3 yang membidangi pangan, sandang dan perumahan dan tata laksana rumah tangga lebih difokuskan pada pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga yang sehat.

Desa Sanan sebagai desa binaan untuk pemanfaatan lahan pekarangan melalui hatinya PKK sebagai unggulan. Oleh karena itu, KWT sebagai pendukung kegiatan dan sudah berjalan untuk diteruskan. Hasil dari pemanfaatan lahan pekarangan ini pada dasarnya dari kita untuk kita sendiri.

Untuk bidang sandang ketua pokja 3 Widi Sundari mengajak para kader supaya mensosialisasikan tatacara berpakaian, berpakaian tidak hanya karena pantas tetapi lebih ke etika dan kesopanan

Sedangkan untuk pokja 4 yang membidangi kesehatan disinkronka dengan program  kampung KB. Selain kegiatan jumantik cilik dan pilah sampah organik dan non organik. Juga STBM yang meliputi air bersih, jamban sehat, SPAL, dan kesehatan lingkungan. (Gito)

MARKETPLACE
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

No More Posts Available.

No more pages to load.